
21 Desember: Mengenang Lahirnya Basket
21 Desember: Mengenang Lahirnya Basket Yang Mengubah Kehidupan Dalam Permainan Memasukkan Bola Ke Ring Tersebut. Halo para pecinta olahraga dan sobat pebasket di seluruh penjuru tanah air! Bagaimana kabar semangat kalian hari ini? Pernahkah kalian membayangkan sebuah dunia tanpa derit sepatu di atas lapangan kayu atau suara swish bola yang melewati jaring? Dan tepat pada tanggal 21 Desember, kita tidak hanya memperingati sebuah tanggal di kalender. Namun melainkan merayakan momen revolusioner saat bola basket pertama kali di lahirkan di sebuah gedung olahraga kecil di Springfield. Terlebih berawal dari ide brilian James Naismith yang hanya bermodalkan keranjang persik sederhana. Maka siapa sangka permainan ini akan tumbuh menjadi fenomena global yang mengubah jutaan nasib manusia. Mari kita kembali ke masa lalu sejenak, menapaki jejak sejarahnya. Serta merayakan betapa jauhnya permainan ini telah melompat ke dalam hati kita semua!
Mengenai ulasan tentang 21 Desember: mengenang lahirnya basket telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.
Di Peringati Setiap Tanggal Tersebut
Tentu hal ini karena tanggal ini menandai momen kelahiran olahraga basket yang pertama kali di mainkan pada tahun 1891. Pada hari tersebut, Dr. James Naismith, seorang guru pendidikan jasmani. Kemudian memperkenalkan permainan baru di sebuah gedung olahraga tertutup di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat. Basket di ciptakan sebagai solusi atas kebutuhan aktivitas fisik yang aman. Dan efektif bagi para siswa selama musim dingin. Ketika olahraga luar ruangan sulit dilakukan. Peringatan ini bukan hanya sekadar penanda waktu. Akan tetapi juga simbol lahirnya sebuah ide sederhana yang kemudian berkembang menjadi olahraga global. Pada permainan perdananya, basket masih menggunakan keranjang buah persik sebagai ring. Dan juga bola yang sangat sederhana. Meski demikian, permainan ini langsung menarik perhatian. Karena menggabungkan unsur ketangkasan, kerja sama tim, dan strategi. Sehingga cepat di terima dan di kembangkan. Seiring berjalannya waktu, di kenang sebagai awal perjalanannya menuju dunia.
21 Desember: Mengenang Lahirnya Basket Yang Penuh Cerita
Kemudian juga masih membahas 21 Desember: Mengenang Lahirnya Basket Yang Penuh Cerita. Dan fakta menarik lainnya adalah:
Di Ciptakan Oleh Dr. James Naismith
Basket di ciptakan oleh Dr. James Naismith, seorang guru pendidikan jasmani asal Kanada. Tentu yang pada akhir abad ke-19 mengajar di International YMCA Training School. Tepatnya di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat. Lahir pada 6 November 1861 di Almonte, Ontario, Naismith di kenal sebagai sosok pendidik yang menaruh perhatian besar pada kesehatan fisik, pembentukan karakter. Dan juga nilai sportivitas melalui olahraga. Latar belakang inilah yang kemudian melahirkan gagasannya. Terlebihnya untuk menciptakan permainan baru yang sederhana namun bermanfaat. Ide menciptakan basket muncul pada tahun 1891. Ketika Naismith mendapat tugas untuk merancang aktivitas olahraga yang bisa di mainkan di dalam ruangan selama musim dingin. Saat itu, cuaca ekstrem membuat siswa sulit berolahraga di luar. Sementara aktivitas fisik tetap di butuhkan untuk menjaga kebugaran dan disiplin. Olahraga ada di anggap terlalu kasar atau berisiko jika di mainkan di ruang tertutup.
Sehingga Naismith di tuntut menemukan solusi yang aman, menarik, dan edukatif. Dari tantangan tersebut, Naismith merancang permainan dengan konsep dasar melempar bola ke sasaran yang di tempatkan di ketinggian. Ia memilih keranjang buah persik sebagai target dan menyusunnya di dinding gedung olahraga. Untuk mengatur permainan, Naismith menyusun 13 aturan dasar yang menekankan kerja sama tim, kontrol diri, dan minim kontak fisik. Aturan-aturan ini menjadi fondasi dari peraturan basket modern yang terus berkembang hingga saat ini. Permainan ciptaan Naismith segera mendapat respons positif dari para siswa. Karena dinamis, menantang, dan menyenangkan. Dalam waktu singkat, basket menyebar ke berbagai sekolah dan komunitas melalui jaringan YMCA. Lalu berkembang. Tanpa di sadari, gagasan sederhana yang di ciptakan untuk mengisi waktu musim dingin tersebut. Kemudian menjelma menjadi olahraga global di mainkan di belahan dunia.
Keajaiban Di Balik Hari Basket Sedunia
Selain itu, masih membahas Keajaiban Di Balik Hari Basket Sedunia. Dan fakta lainnya adalah:
Awalnya Menggunakan Keranjang Buah
Pada awal penciptaannya, permainan basket awalnya menggunakan keranjang buah persik sebagai sasaran untuk mencetak angka. Hal ini terjadi pada tahun 1891, ketika Dr. James Naismith menciptakan basket di sebuah gedung olahraga tertutup di Springfield, Massachusetts. Karena keterbatasan peralatan olahraga saat itu, Naismith memanfaatkan benda yang mudah di temukan. Tentunya yakni keranjang buah yang biasa di gunakan untuk menyimpan hasil panen. Keranjang buah persik tersebut di pasang di dinding balkon gedung olahraga pada ketinggian sekitar 3,05 meter. Serta dengan tinggi yang hingga kini masih di gunakan sebagai standar ring basket modern. Namun, berbeda dengan ring sekarang, keranjang buah itu masih tertutup bagian bawahnya. Sehingga setiap kali bola masuk, permainan harus di hentikan. Sementara untuk mengambil bola secara manual. Kemudian yang seringkali menggunakan tangga atau tongkat panjang.
Penggunaan keranjang buah ini menunjukkan bahwa basket lahir dari kesederhanaan dan kreativitas. Tidak ada papan pantul, tidak ada ring besi, dan tidak ada jaring seperti yang di kenal sekarang. Bola yang di gunakan pun belum khusus bola basket. Namun melainkan bola biasa yang menyerupai bola sepak. Meski demikian, konsep permainan tetap berjalan dengan baik dan mampu menarik minat para pemain. Seiring semakin populernya basket, penggunaan keranjang buah mulai di anggap tidak praktis. Bagian bawah keranjang kemudian di lubangi agar bola bisa jatuh dengan sendirinya. Terlebih sebelum akhirnya di gantikan oleh ring besi dan jaring yang lebih efisien. Perubahan ini menjadi salah satu tahap penting dalam evolusi basket menuju bentuk modern di kenal saat ini. Fakta bahwa basket bermula dari keranjang buah persik menjadi simbol kuat bahwa olahraga besar dunia dapat lahir dari alat sederhana. Kisah ini kerap di kenang dalam peringatan sebagai kreativitas.
Keajaiban Di Balik Hari Basket Sedunia Yang Penuh Keunikan
Selanjutnya juga masih membahas Keajaiban Di Balik Hari Basket Sedunia Yang Penuh Keunikan. Dan fakta lainnya adalah:
Hanya Memiliki 13 Aturan Dasar
Pada masa awal penciptaannya, permainan basket hanya memiliki 13 aturan dasar yang di susun langsung oleh Dr. James Naismith pada tahun 1891. Ketiga belas aturan ini d itulis secara sederhana dan ditempel di dinding gedung olahraga tempat basket pertama kali di mainkan. Tujuannya bukan untuk membuat permainan yang rumit. Namun melainkan menciptakan aktivitas fisik yang aman, teratur, dan mudah di pahami oleh para siswa. Aturan-aturan dasar tersebut menekankan pada permainan tanpa kekerasan. Pemain dilarang mendorong, memukul, menahan, atau menjegal lawan. Karena Naismith ingin menghindari cedera yang sering terjadi pada olahraga lain saat itu. Basket di rancang sebagai permainan yang mengutamakan ketangkasan, akurasi. Dan juga kerja sama tim, bukan kekuatan fisik semata.
Salah satu aturan penting menyebutkan bahwa bola hanya boleh di lempar. Namun bukan di pukul dengan tangan atau di bawa sambil berlari. Ini berarti dribel seperti yang di kenal sekarang belum di perbolehkan. Pemain harus berhenti setelah menerima bola dan segera mengoper kepada rekan setim. Atau mencoba melempar ke sasaran. Hal ini membuat permainan lebih fokus pada pergerakan tanpa bola dan strategi tim. Dalam 13 aturan tersebut juga di atur bahwa poin hanya di hitung jika bola benar-benar masuk dan berhenti di dalam keranjang. Kemudian yang saat itu masih tertutup di bagian bawah. Karena itu, setiap skor membutuhkan jeda untuk mengambil bola kembali. Selain itu, pelanggaran yang dilakukan berulang dapat berujung pada pemberian poin bagi lawan. Dan mencerminkan pentingnya disiplin dan sportivitas sejak awal.
Jadi itu dia beberapa fakta menariknya dalam bahasan mengenang lahirnya basket di 21 Desember.