Mariano Peralta – Nama Mariano Peralta tiba-tiba menjadi perbincangan hangat di kalangan Bobotoh, sebutan untuk suporter Persib Bandung. Penyerang asal Argentina yang saat ini membela Borneo FC di kabarkan tengah menjadi target potensial Persib Bandung menjelang penutupan bursa transfer paruh musim Liga 1 2025/2026.

Rumor ini muncul di tengah kebutuhan Maung Bandung untuk menambah kedalaman dan variasi di lini depan. Dalam beberapa pekan terakhir, performa Peralta bersama Pesut Etam menjadi sorotan utama yang membuatnya dilirik klub-klub lain.

Performa Mariano Peralta di Borneo FC

Mariano Peralta tampil impresif pada putaran pertama Liga 1 2025/2026. Penyerang berusia produktif ini tercatat bermain dalam 19 pertandingan, dengan torehan 10 gol dan 8 assist. Statistik ini menunjukkan kualitas Peralta sebagai pemain yang mampu memberikan kontribusi signifikan dalam mencetak gol maupun membantu rekan setimnya.

Prestasi tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa namanya masuk radar Persib. Kemampuannya dalam mencetak gol dan membuka peluang membuat Peralta dianggap mampu menambah daya ledak lini serang Maung Bandung yang saat ini masih mencari kestabilan.

Kebutuhan Persib Bandung di Sektor Sayap

Menurut pengamat sepak bola sekaligus Bobotoh, Indra Jaya, rumor kepindahan Peralta ke Persib masuk akal. Persib memang membutuhkan tambahan pemain sayap, terutama yang memiliki kecepatan tinggi dan kemampuan akselerasi.

“Persib memang butuh winger tambahan. Tipe Peralta mirip dengan Ciro Alves musim lalu,” ujar Indra, Selasa (3/2/2026).

Indra menambahkan, salah satu kelemahan Persib saat ini terletak pada efektivitas serangan balik. Meskipun tim sering menciptakan skema counter attack, peluang yang di hasilkan belum maksimal untuk menjadi gol.

Mariano Peralta

Foto : Mariano Peralta.

 

Perbandingan Dengan Musim Lalu

Pada musim sebelumnya, Persib memiliki duet David da Silva dan Ciro Alves yang di anggap efektif saat transisi cepat. Keduanya mampu menjaga penguasaan bola sehingga serangan balik menjadi berbahaya dan sering menghasilkan peluang atau gol.

“David da Silva dan Ciro Alves menjaga bola dengan baik saat serangan balik, sehingga minimal peluang tercipta, kadang malah jadi gol,” jelas Indra.

Situasi tersebut belum sepenuhnya terulang pada musim ini. Pemain seperti Ramon Tanque kerap menjadi sasaran serangan balik, namun efektivitasnya masih kurang. Banyak peluang yang hilang karena bola mudah di rebut lawan.

“Momentum serangan balik musim ini sering jatuh ke Ramon Tanque. Namun, peluang sering terbuang karena bola di rebut lawan,” tambah Indra.

Potensi Dampak Jika Peralta Bergabung

Jika rumor kepindahan Peralta ke Persib benar-benar terwujud, Indra menilai tim akan mendapatkan keuntungan besar dari sisi taktik. Peralta di kenal memiliki akselerasi yang baik, sehingga dapat meningkatkan efektivitas serangan balik dan menambah variasi di lini depan Persib.

“Kalau Peralta benar ke Persib, itu keuntungan besar karena akselerasinya bagus,” kata Indra.

Kehadiran Peralta diprediksi tidak hanya menambah opsi menyerang bagi Persib, tetapi juga dapat membantu tim menjaga penguasaan bola dalam serangan balik, meningkatkan peluang gol, dan memberikan tekanan lebih besar terhadap pertahanan lawan.

Kesimpulan

Kabar Mariano Peralta masuk radar Persib Bandung menjadi topik hangat karena relevansinya dengan kebutuhan tim di lini depan. Dengan performa impresif di Borneo FC, akselerasi cepat, dan kemampuan mencetak gol, Peralta dipandang mampu menjadi solusi Persib untuk meningkatkan efektivitas serangan. Sementara itu, keberhasilan transfer ini akan sangat bergantung pada strategi klub menjelang penutupan bursa transfer paruh musim Liga 1 2025/2026.

Persib dan Bobotoh kini menanti kepastian transfer ini dengan harapan Peralta dapat menjadi tambahan tenaga yang membawa Maung Bandung meraih hasil maksimal di paruh musim kedua.