Nama Pedro Acosta – kembali menjadi sorotan di dunia MotoGP. Pebalap muda asal Spanyol tersebut santer di kabarkan berpeluang bergabung dengan Ducati pada musim mendatang. Meski rumor kepindahan ini semakin ramai di perbincangkan, Acosta menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menjaga performa positif yang berhasil ia raih pada penghujung musim sebelumnya.

Pedro Acosta masih terikat kontrak bersama KTM hingga akhir tahun 2026. Namun demikian, dalam beberapa kesempatan, ia secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa motor KTM RC16 yang di nilai belum cukup kompetitif untuk bersaing secara konsisten di barisan terdepan. Kondisi inilah yang memicu spekulasi terkait masa depan kariernya di kelas premier.

Performa Pedro Acosta Sepanjang Musim 2025

Sepanjang musim MotoGP 2025, Pedro Acosta memang belum mampu meraih satu pun kemenangan balapan. Meski begitu, performanya tidak bisa di anggap mengecewakan. Pebalap berjuluk El Tiburon tersebut justru menunjukkan perkembangan signifikan, terutama pada paruh kedua musim.

Dari total 22 balapan yang berlangsung di 11 seri, Acosta berhasil naik podium sebanyak 12 kali. Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi yang luar biasa bagi pebalap muda yang masih dalam fase adaptasi di MotoGP. Bahkan, lima di antaranya di raih dengan finis di posisi tiga besar pada balapan utama grand prix, membuktikan bahwa ia mampu bersaing dengan para pebalap papan atas. Performa positif ini menjadi modal penting bagi Acosta untuk terus meningkatkan kepercayaan diri dan reputasinya sebagai salah satu talenta terbaik generasi baru MotoGP.

Rumor Ducati dan Dinamika Bursa Pebalap MotoGP 2026

Menjelang musim MotoGP 2026, isu kepindahan Pedro Acosta ke tim pabrikan Ducati semakin menguat. Tim asal Italia tersebut di kabarkan tengah menyiapkan perubahan besar dalam susunan pembalapnya. Salah satu rumor yang beredar menyebutkan bahwa Acosta di proyeksikan sebagai kandidat pengganti Francesco Bagnaia.

Spekulasi ini semakin menarik perhatian setelah Ducati di sebut telah mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak dengan Marc Marquez, yang saat ini berstatus sebagai juara bertahan. Jika skenario tersebut benar, maka Ducati akan membangun kekuatan baru dengan kombinasi pebalap berpengalaman dan talenta muda bertalenta tinggi. Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Ducati maupun manajemen Pedro Acosta terkait isu tersebut.

Pedro Acosta pebalap KTM MotoGP fokus persiapan musim 2026

Pedro Acosta

Sikap Pedro Acosta Menanggapi Rumor Kepindahan

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Pedro Acosta memilih bersikap realistis dan menahan diri untuk tidak terlalu jauh membicarakan masa depan. Ia menegaskan bahwa saat ini masih banyak hal yang perlu di persiapkan, terutama menghadapi rangkaian tes pramusim.

Dalam keterangannya, Acosta menyebut bahwa fokus utamanya adalah memaksimalkan hasil pada tes pramusim, khususnya di Malaysia. Menurutnya, musim 2026 masih menjadi prioritas utama, dan pembicaraan mengenai masa depan jangka panjang belum menjadi agenda yang mendesak.

Ia juga menegaskan bahwa momen peluncuran tim KTM seharusnya di manfaatkan untuk memusatkan perhatian pada persiapan musim baru, bukan membahas isu kepindahan. Bagi Acosta, performa di lintasan tetap menjadi jawaban terbaik atas berbagai rumor yang beredar.

Persiapan Tes Pramusim MotoGP 2026

Saat ini, Pedro Acosta bersama seluruh pebalap MotoGP lainnya tengah mempersiapkan diri menghadapi tes pramusim. Rangkaian tes akan di mulai di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada awal Februari. Tes ini menjadi momen krusial bagi para pebalap dan tim untuk mengevaluasi performa motor serta menyesuaikan setelan terbaik sebelum musim resmi di mulai.

Setelah tes di Sepang, agenda berlanjut ke Buriram, Thailand, yang menjadi lokasi uji coba terakhir. Sirkuit ini juga akan menjadi tempat pembuka musim MotoGP 2026 pada akhir bulan. Dengan jadwal yang padat dan persaingan yang semakin ketat, fokus dan konsistensi menjadi kunci utama bagi setiap pebalap. Bagi Pedro Acosta, tes pramusim ini bukan sekadar persiapan teknis, tetapi juga kesempatan untuk mempertegas posisinya sebagai salah satu kandidat kuat penantang gelar di masa depan.