Samsung Display – memperkenalkan teknologi OLED Ultra Slim dalam ajang Computex 2026 di Taipei, Taiwan. Melalui inovasi ini, perusahaan ingin menghadirkan laptop yang lebih tipis tanpa mengurangi kualitas visual.
Industri laptop terus bergerak menuju desain yang lebih ringkas. Karena itu, produsen komponen berlomba menciptakan teknologi yang mampu menghemat ruang di dalam perangkat.
Samsung melihat layar sebagai salah satu komponen yang paling memengaruhi ketebalan laptop. Oleh sebab itu, perusahaan memusatkan pengembangan pada panel OLED yang lebih ramping.
Samsung mengklaim OLED Ultra Slim sebagai panel OLED laptop ultra tipis pertama di industri. Teknologi ini menghadirkan pengurangan ketebalan yang signifikan di banding generasi sebelumnya.
Samsung Kurangi Ketebalan Komponen Utama Panel
Samsung berhasil membuat tepi modul panel sekitar 20 persen lebih tipis dibanding panel OLED laptop yang saat ini beredar di pasaran.
Pencapaian tersebut bukan proses yang sederhana. Layar merupakan salah satu komponen terbesar dalam sebuah laptop. Perubahan kecil pada panel dapat memengaruhi desain keseluruhan perangkat.
Untuk mencapai hasil tersebut, Samsung mengurangi ketebalan dua komponen utama. Komponen tersebut meliputi kaca substrat Thin Film Transistor (TFT) dan kaca enkapsulasi.
Tim pengembang memangkas ketebalan kedua bagian itu hingga lebih dari 30 persen. Langkah ini membantu menciptakan panel yang lebih tipis tanpa mengorbankan kualitas tampilan.
Selain itu, teknologi baru tersebut memberi produsen laptop lebih banyak ruang untuk mengembangkan desain perangkat.

Samsung Display memperkenalkan teknologi layar OLED laptop terbaru yang diklaim menjadi panel laptop OLED Ultra Slim pertama di industri.
Samsung Fokus Menjaga Kekuatan Struktur Panel
Mengurangi ketebalan panel menghadirkan tantangan tersendiri. Semakin tipis material yang digunakan, semakin besar risiko panel mengalami perubahan bentuk.
Samsung menyadari risiko tersebut sejak awal pengembangan. Karena itu, perusahaan mengembangkan metode manufaktur khusus untuk menjaga stabilitas panel.
Teknologi tersebut membantu mengurangi potensi layar melengkung saat digunakan dalam jangka panjang. Samsung juga menjaga kekuatan struktur panel meskipun ukuran komponennya menjadi lebih tipis.
Keberhasilan menjaga keseimbangan antara desain tipis dan ketahanan menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan OLED Ultra Slim.
Samsung Bidik Laptop Premium dan Gaming
Samsung menyiapkan OLED Ultra Slim untuk berbagai kategori laptop premium. Perusahaan juga mengarahkan teknologi ini ke segmen laptop gaming.
Meski tampil lebih tipis, panel tersebut tetap menawarkan kualitas visual khas OLED. Pengguna masih dapat menikmati warna yang kaya, kontras tinggi, dan tingkat hitam yang sangat pekat.
Untuk kebutuhan gaming, Samsung menghadirkan refresh rate mulai dari 165 Hz hingga 240 Hz. Dukungan tersebut menjadikan OLED Ultra Slim salah satu panel OLED laptop tercepat yang tersedia saat ini.
Refresh rate tinggi membuat gerakan terlihat lebih halus. Gamer dapat menikmati pengalaman bermain yang lebih responsif. Kreator konten juga memperoleh tampilan yang lebih nyaman saat mengedit video atau grafis.
Hadirkan Kualitas HDR dan Gambar Lebih Tajam
Samsung melengkapi OLED Ultra Slim dengan sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 1000.
Sertifikasi ini menunjukkan kemampuan layar dalam menghasilkan warna hitam yang sangat dalam. Layar juga mampu menghadirkan tingkat kecerahan tinggi saat menampilkan konten HDR.
Kombinasi tersebut membantu pengguna melihat detail gambar dengan lebih jelas. Pengalaman menonton film maupun bermain game pun terasa lebih imersif.
Selain itu, Samsung mengklaim panel ini berhasil meraih rating ClearMR 11000 dari VESA.
Standar ClearMR mengukur tingkat kejernihan gambar saat objek bergerak cepat. Nilai yang lebih tinggi menghasilkan efek blur yang lebih rendah.
Berkat pencapaian tersebut, OLED Ultra Slim mampu menghasilkan tampilan yang lebih tajam saat menampilkan adegan bergerak.
Samsung Buka Peluang Desain Laptop Masa Depan
Samsung belum mengumumkan perangkat pertama yang akan menggunakan OLED Ultra Slim.
Perusahaan juga masih menyimpan informasi terkait jadwal produksi massal. Meski demikian, teknologi ini memperlihatkan arah pengembangan laptop generasi berikutnya.
Panel yang lebih tipis memberi produsen ruang tambahan di dalam bodi perangkat. Mereka dapat memanfaatkan ruang tersebut untuk memasang baterai yang lebih besar atau sistem pendingin yang lebih baik.
Produsen juga dapat menciptakan laptop yang lebih ringan tanpa mengurangi ukuran layar.
Jika Samsung memproduksi teknologi ini secara massal, pasar laptop premium berpotensi menghadirkan perangkat yang lebih portabel dan efisien.
Samsung Pamerkan Beragam Teknologi OLED di Computex
Selain OLED Ultra Slim, Samsung Display membawa berbagai inovasi layar lain ke Computex 2026.
Perusahaan memamerkan total 16 produk OLED dan QD-OLED untuk kebutuhan gaming. Koleksi produk tersebut mencakup panel OLED 8,8 inci untuk handheld gaming serta monitor QD-OLED berukuran 49 inci.
Langkah ini menunjukkan komitmen Samsung dalam mengembangkan teknologi layar untuk berbagai segmen perangkat.
Melalui OLED Ultra Slim, Samsung tidak hanya meningkatkan kualitas visual. Perusahaan juga membuka peluang baru bagi desain laptop masa depan yang lebih tipis, ringan, dan bertenaga.