Jet Li – Kehidupan pribadi aktor laga dunia Jet Li selama ini di kenal tertutup dari sorotan publik. Namun, dalam sebuah podcast yang tayang di kanal YouTube pribadinya pada akhir Juni 2026, bintang film aksi tersebut berbagi kisah mendalam mengenai keluarga, hubungan dengan keempat putrinya, serta perubahan besar yang terjadi dalam dirinya sebagai seorang ayah.
Dalam perbincangan bersama putri bungsunya, Jada, Jet Li mengulas perjalanan keluarganya yang terbentuk dari dua pernikahan. Ia juga mengungkap bagaimana sang istri, Nina Li Chi, berperan besar dalam menjaga keharmonisan keluarga, termasuk membangun hubungan yang erat dengan dua anak sambungnya.
Jet Li Memiliki Empat Putri dari Dua Pernikahan
Jet Li merupakan ayah dari empat orang putri. Dua anak pertamanya, Li Si dan Li Taimi, lahir dari pernikahannya dengan Huang Qiuyan. Setelah pernikahan tersebut berakhir, Jet Li menikah dengan aktris Nina Li Chi dan di karuniai dua putri lainnya, Jane dan Jada.
Meski berasal dari dua keluarga yang berbeda, Jet Li menegaskan bahwa hubungan seluruh anggota keluarganya tetap berjalan harmonis hingga saat ini. Menurutnya, semua itu tidak terlepas dari sikap terbuka dan penuh perhatian yang di tunjukkan Nina Li Chi sejak awal mereka membangun rumah tangga.
Dalam podcast tersebut, Jada mengungkapkan rasa penasarannya mengenai cara sang ayah menjaga keadilan di antara keempat anaknya. Pertanyaan itu kemudian membuka cerita panjang tentang bagaimana keluarganya mampu menjaga hubungan yang hangat selama bertahun-tahun.
Nina Li Chi Berperan Besar Merawat Anak Sambung
Jet Li mengungkapkan bahwa sejak sebelum Jane dan Jada lahir, Nina Li Chi telah menunjukkan komitmen untuk ikut merawat dua putri sulungnya. Ia mengaku sempat terkejut ketika Nina menyampaikan keinginannya untuk mengambil tanggung jawab penuh terhadap kebutuhan kedua anak tersebut.
Menurut Jet Li, Nina secara sukarela bersedia mengurus berbagai kebutuhan anak-anak sambungnya, mulai dari pendidikan hingga kebutuhan hidup mereka di masa depan. Sikap tersebut membuat Jet Li merasa tenang karena mengetahui anak-anaknya tetap mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang layak.
Keputusan itu juga di nilai memberikan dampak positif terhadap hubungan keluarga. Kedua putri sulung Jet Li berhasil membangun ikatan yang erat dengan ibu sambung mereka. Hingga kini, komunikasi di antara mereka tetap terjaga dengan baik tanpa adanya jarak yang berarti.
Persiapan Masa Depan Anak Dilakukan Sejak Dini
Selain memberikan perhatian secara emosional, Nina Li Chi juga di sebut telah mempersiapkan masa depan finansial seluruh anak-anak dalam keluarga tersebut.
Jet Li menjelaskan bahwa istrinya telah mengatur berbagai kebutuhan ekonomi agar anak-anak tidak perlu khawatir mengenai kehidupan mereka di masa mendatang. Bahkan, ia menyebut dana yang di siapkan cukup untuk menunjang kehidupan mereka hingga usia lanjut apabila di butuhkan.
Meski demikian, kedua putri sulung Jet Li kini telah memiliki pekerjaan dan mampu hidup mandiri. Nina tetap mendorong mereka agar fokus menjalani kehidupan masing-masing serta memberikan perhatian kepada ibu kandung mereka tanpa merasa terbebani oleh kondisi Jet Li maupun dirinya.
Menurut Jet Li, sikap tersebut menjadi salah satu alasan mengapa hubungan seluruh anggota keluarga tetap harmonis hingga sekarang.

Jet Li
Hubungan Keluarga Tetap Terjalin Meski Tinggal Berbeda Negara
Kesibukan dan lokasi tempat tinggal yang berbeda tidak membuat hubungan keluarga Jet Li menjadi renggang. Ia mengungkapkan bahwa kedua putri sulungnya masih rutin meluangkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga setiap tahun.
Pertemuan keluarga biasanya di lakukan di Singapura maupun Amerika Serikat, menyesuaikan dengan jadwal seluruh anggota keluarga.
Jada juga mengungkapkan bahwa kakak-kakak tirinya tetap memberikan perhatian dan menjaga komunikasi dengannya. Hal tersebut menjadi bukti bahwa hubungan persaudaraan di keluarga mereka tetap terpelihara dengan baik meski berasal dari latar belakang yang berbeda.
Jet Li Akui Pernah Terlalu Fokus Bekerja
Dalam kesempatan yang sama, Jet Li juga mengakui bahwa dirinya pernah menjalani peran sebagai ayah dengan cara yang berbeda di banding sekarang.
Saat kedua putri sulungnya masih kecil, sebagian besar waktunya di habiskan untuk bekerja dan membangun karier di industri perfilman internasional. Ia merasa tanggung jawab utamanya saat itu adalah mencari nafkah agar keluarganya memperoleh kehidupan yang layak.
Karena kesibukan tersebut, urusan pengasuhan sehari-hari lebih banyak di tangani oleh ibu anak-anaknya. Jet Li mengaku belum memahami pentingnya membangun komunikasi yang dekat dengan putri-putrinya.
Ia bahkan menyadari bahwa dua putri bungsunya sempat merasa sungkan dan takut ketika berbicara dengannya. Saat itu, Jet Li beranggapan bahwa memenuhi kebutuhan ekonomi, pendidikan, dan masa depan anak sudah cukup sebagai bentuk tanggung jawab seorang ayah.
Belakangan ia menyadari bahwa kehadiran emosional seorang ayah memiliki peran yang jauh lebih penting di banding sekadar dukungan finansial.
Pengalaman Jada Menjadi Titik Balik Kehidupan Jet Li
Perubahan terbesar dalam kehidupan Jet Li sebagai orang tua terjadi ketika Jada menghadapi persoalan kesehatan mental.
Momen tersebut membuatnya merenungkan kembali cara dirinya menjalankan peran sebagai ayah. Ia menyadari bahwa anak-anak membutuhkan sosok orang tua yang hadir secara emosional, bukan hanya sebagai penyedia kebutuhan materi.
Sejak saat itu, Jet Li mulai mengubah prioritas hidupnya. Ia berusaha menyediakan lebih banyak waktu untuk keluarga, mendengarkan cerita anak-anaknya, serta membangun komunikasi yang lebih terbuka.
Menurut Jet Li, pengalaman tersebut menjadi pelajaran paling berharga dalam hidupnya. Ia bahkan mengucapkan terima kasih kepada Jada karena telah membantunya memahami makna menjadi seorang ayah yang sesungguhnya.
Kini, aktor senior tersebut mengaku lebih menikmati perannya sebagai kepala keluarga. Baginya, keberhasilan seorang ayah tidak hanya di ukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan ekonomi. Tetapi juga dari kesediaan untuk hadir, mendengar, dan mendampingi anak-anak dalam setiap fase kehidupan mereka.