Lepas L8 Alami Penundaan Pengiriman – Para konsumen yang telah melakukan pemesanan mobil Lepas L8 harus bersiap untuk menunggu lebih lama dari jadwal awal. Unit yang semula dijadwalkan tiba pada Februari 2026, kini baru akan di serahkan pada April 2026, tepat setelah perayaan Lebaran. Sebelumnya, Presiden Direktur Chery Group Indonesia, Zeng Shuo. Menyatakan bahwa proses produksi Lepas L8 akan di mulai pada Februari dan pengiriman ke konsumen dilakukan pada bulan yang sama.

“Produksi akan di mulai Februari dan kami rencanakan langsung di kirim di bulan itu juga, sebelum Lebaran,” kata Zeng saat di temui di Jakarta Utara belum lama ini.

Namun, bagi konsumen yang sudah melakukan pemesanan sejak GJAW 2025, termasuk pembelian yang dilakukan di ajang IIMS 2026, pengiriman mobil baru akan dilakukan pada April 2026 atau setelah Lebaran.

Kepastian Jadwal Pengiriman oleh Lepas Indonesia

Muhammad Alif Aldila, Head of Sales Lepas Indonesia, memberikan kepastian terkait jadwal tersebut pada ajang IIMS 2026. Ia menegaskan, “Saat ini unit Lepas L8 akan kami kirimkan pada bulan April. Termasuk pemesanan sebelumnya dari GJAW.” Pernyataan ini sekaligus memastikan bahwa konsumen yang ingin mendapatkan Lepas L8 harus bersabar hingga bulan tersebut untuk menerima kendaraan mereka.

Penundaan ini menandai perubahan signifikan dari rencana awal perusahaan, yang semula menargetkan pengiriman secepatnya untuk menyambut momen Lebaran 2026. Meskipun begitu, pihak perusahaan menekankan bahwa hal ini tidak mempengaruhi kualitas atau performa mobil yang akan di terima konsumen.

Mobil Lepas L8 di pameran IIMS 2026

Lepas L8 di IIMS 2026

Klarifikasi Lepas Terkait Temuan Kendaraan

Selain jadwal pengiriman, perusahaan juga menanggapi isu terkait performa unit kendaraan yang muncul saat kegiatan Lepas L8 Driving Control Challenge pada 29 Januari 2026. Lepas memberikan klarifikasi resmi setelah melakukan evaluasi internal terhadap salah satu unit yang di gunakan dalam kegiatan tersebut.

Presiden Direktur Chery Group, Zeng Shuo, menyatakan bahwa masalah yang teridentifikasi hanya terjadi pada satu unit dari fase produksi awal. Unit ini di gunakan khusus untuk evaluasi internal dan proses validasi standar perusahaan.

“Temuan ini terbatas pada satu unit dari fase produksi awal dan merupakan bagian dari proses validasi internal Lepas,” jelas Zeng Shuo dalam pernyataan resminya.

Ia menekankan bahwa kondisi tersebut tidak mewakili kualitas keseluruhan dari produk Lepas L8 yang di pasarkan ke publik. “Kejadian ini sama sekali tidak mencerminkan kualitas, performa, atau karakter kendaraan Lepas L8 secara keseluruhan,” tambah Zeng.

Dampak bagi Konsumen dan Langkah Perusahaan

Penundaan pengiriman dan isu unit awal ini menjadi perhatian bagi calon pembeli. Lepas menegaskan bahwa semua langkah pengiriman akan di lakukan sesuai jadwal terbaru. Dan setiap unit yang di terima konsumen telah melewati proses pengecekan kualitas yang ketat.

Perusahaan juga menyampaikan bahwa evaluasi internal dan perbaikan pada fase produksi awal bertujuan memastikan bahwa produk yang sampai ke konsumen memenuhi standar performa dan keselamatan tertinggi. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Lepas dalam menjaga reputasi dan kepercayaan pelanggan.

Bagi konsumen yang ingin membeli Lepas L8, informasi terbaru ini menjadi acuan agar mereka dapat merencanakan waktu pengiriman dengan lebih baik. Lepas juga membuka komunikasi langsung melalui jaringan dealer dan pusat layanan untuk memberikan update secara berkala mengenai status pesanan masing-masing konsumen.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Lepas L8 menghadapi penyesuaian jadwal pengiriman dari Februari menjadi April 2026, setelah Lebaran. Meski ada temuan terbatas pada unit fase awal, perusahaan menegaskan kualitas dan performa produk tetap terjaga. Konsumen di sarankan untuk bersabar menunggu pengiriman. Sementara Lepas terus memastikan seluruh unit yang di kirim telah melewati standar kualitas dan evaluasi internal yang ketat.