Piala Dunia Futsal 2028 – Federasi Futsal Indonesia (FFI) menunjukkan keseriusan besar dalam upaya membawa Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Langkah ini bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan posisi Indonesia di panggung futsal dunia. Upaya tersebut dilakukan secara resmi melalui proses bidding yang melibatkan berbagai negara pesaing dari berbagai benua.

FFI dan PSSI Ajukan Letter of Intent ke FIFA

Keinginan Indonesia untuk menjadi tuan rumah turnamen bergengsi tersebut telah dimulai sejak tahun lalu. FFI bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengirimkan surat pernyataan minat atau letter of intent kepada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar, menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya berhenti pada pengajuan administratif, tetapi juga melakukan komunikasi lanjutan dengan FIFA. Salah satu bentuk komunikasi tersebut adalah pertemuan daring atau Zoom meeting dengan Komite Futsal FIFA untuk menanyakan perkembangan proses bidding yang telah di ajukan.

Namun hingga saat ini, belum ada perkembangan signifikan yang di berikan oleh FIFA terkait kelanjutan proses tersebut. Hal ini membuat posisi Indonesia masih harus menunggu kepastian lebih lanjut.

Persaingan Ketat dengan Negara-Negara Kuat

Dalam proses bidding tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028, Indonesia tidak berdiri sendiri. Sejumlah negara kuat juga ikut bersaing untuk mendapatkan hak penyelenggaraan ajang tersebut. Negara-negara yang menjadi pesaing Indonesia antara lain Prancis, Kuwait, Maroko, dan Spanyol.

Persaingan ini tentu tidak mudah, mengingat beberapa negara tersebut memiliki pengalaman dan infrastruktur olahraga yang sudah mapan. Meski demikian, Indonesia tetap optimis dapat bersaing secara sehat dengan menonjolkan potensi pasar besar, dukungan suporter, serta perkembangan futsal yang terus meningkat di dalam negeri.

Proses FIFA Masih Berjalan Tanpa Keputusan Final

Hingga mendekati periode penetapan tuan rumah, FIFA belum memberikan keputusan resmi mengenai negara mana yang akan menjadi penyelenggara Piala Dunia Futsal 2028. Kondisi ini membuat semua negara peserta bidding masih berada dalam tahap menunggu.

FFI sendiri mengakui bahwa proses ini berjalan lebih lambat dari yang di harapkan. Meskipun pengajuan sudah dilakukan sejak tahun sebelumnya, belum ada tanda-tanda bahwa tahapan bidding resmi telah kembali di lanjutkan secara penuh oleh FIFA.

Situasi ini menunjukkan bahwa proses penentuan tuan rumah masih sangat dinamis dan bisa berubah sesuai pertimbangan internal FIFA.

Piala Dunia Futsal 2028

Presiden Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar.

Komunikasi Intensif FFI dengan FIFA

FFI menegaskan bahwa komunikasi dengan FIFA tetap dilakukan secara aktif. Michael Victor Sianipar menyebut bahwa pihaknya terus berupaya menjaga komunikasi agar peluang Indonesia tetap terbuka.

Dalam salah satu kesempatan, FFI juga telah melakukan diskusi langsung dengan perwakilan FIFA melalui pertemuan daring untuk meminta kejelasan mengenai status proposal Indonesia. Namun, hingga kini, belum ada respons final terkait kelanjutan proses bidding tersebut.

Upaya ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak pasif, melainkan terus mendorong agar proses dapat berjalan lebih transparan dan jelas.

Harapan Dukungan Diplomasi Erick Thohir di FIFA

Selain jalur resmi FFI dan PSSI, harapan besar juga di sematkan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk membantu memperkuat posisi Indonesia melalui jalur diplomasi internasional.

Michael Victor Sianipar menyebut bahwa Erick Thohir memiliki kesempatan penting untuk menyuarakan aspirasi Indonesia dalam forum resmi FIFA. Terutama dalam agenda seperti Kongres FIFA yang akan berlangsung di Kanada.

Momentum tersebut di harapkan dapat di manfaatkan untuk menyampaikan langsung kepada jajaran FIFA Council dan Presiden FIFA mengenai kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah.

Peluang Indonesia dan Tantangan yang Harus Di hadapi

Meski memiliki semangat besar, FFI juga menyadari bahwa peluang Indonesia untuk menjadi tuan rumah tidaklah mudah. Salah satu faktor yang menjadi tantangan adalah rotasi penyelenggaraan turnamen FIFA.

Di ketahui bahwa edisi Piala Dunia Futsal sebelumnya telah di gelar di Uzbekistan pada 2024. Secara kebijakan tidak tertulis, kecil kemungkinan FIFA akan menunjuk kawasan Asia sebagai tuan rumah dalam dua edisi beruntun.

Namun demikian, Indonesia tetap memiliki peluang jika mampu menunjukkan kesiapan infrastruktur, dukungan pemerintah. Serta daya tarik pasar yang kuat bagi perkembangan futsal global.

Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, Indonesia masih terus berjuang untuk mewujudkan ambisi besar menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Upaya ini menjadi bagian dari visi jangka panjang untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta olahraga dunia, khususnya futsal.