Federico Chiesa Liverpool menjadi sorotan setelah penyerang asal Italia itu menegaskan keinginannya untuk tetap bertahan di Anfield dan memperjuangkan tempat di skuad utama musim 2026-2027. Meski sempat di kaitkan dengan isu kepindahan karena minimnya kesempatan bermain dalam dua musim terakhir, Chiesa memastikan fokusnya hanya tertuju pada Liverpool. Kehadiran pelatih anyar Andoni Iraola juga ia anggap sebagai peluang baru untuk membuktikan kualitas terbaiknya di Premier League.
Pemain berusia 28 tahun tersebut menegaskan bahwa dirinya menikmati setiap momen bersama Liverpool. Ia mengaku memiliki hubungan yang baik dengan klub, para pendukung, serta lingkungan tim. Karena itu, ia bertekad bekerja lebih keras agar bisa memperoleh kepercayaan tampil sebagai starter sepanjang musim.
Dalam pernyataannya yang di kutip Antara pada Minggu (27/7), Chiesa menegaskan bahwa saat ini ia tidak memikirkan hal lain selain memberikan kontribusi maksimal bagi Liverpool. Baginya, membela The Reds tetap menjadi prioritas utama di banding membahas kemungkinan masa depan di klub lain.
Gol Pramusim Menjadi Awal Positif
Pernyataan optimistis tersebut muncul setelah Chiesa membantu Liverpool meraih kemenangan 4-2 atas Sunderland pada laga pramusim di Nashville. Dalam pertandingan itu, ia mencatatkan namanya di papan skor dan menunjukkan performa yang cukup menjanjikan.
Gol tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi mantan pemain Juventus itu. Ia berharap penampilan positif selama pramusim dapat membuka jalan untuk memperoleh menit bermain lebih banyak ketika kompetisi resmi di mulai.
Menurut Chiesa, pergantian pelatih selalu menghadirkan kesempatan baru bagi seluruh pemain. Ia melihat era kepemimpinan Andoni Iraola sebagai momentum untuk kembali menunjukkan kemampuan yang selama ini belum sepenuhnya terlihat.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada musim sebelumnya dirinya sebenarnya merasa siap menerima tanggung jawab yang lebih besar. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih saat itu. Karena menghormati keputusan tersebut, ia memilih terus bekerja keras tanpa menimbulkan polemik.
Andoni Iraola Membawa Filosofi Berbeda
Chiesa mengakui bahwa hingga kini dirinya belum membahas secara rinci mengenai peran khusus bersama Andoni Iraola. Pembicaraan yang berlangsung lebih banyak berfokus pada pemahaman sistem permainan dan pendekatan taktik yang ingin di terapkan pelatih asal Spanyol tersebut.
Dalam laga melawan Sunderland, Iraola memberi kesempatan kepada Chiesa bermain sebagai penyerang tengah. Posisi tersebut berbeda dengan peran yang selama ini lebih sering ia jalankan sebagai winger sepanjang karier profesionalnya.
Meski demikian, Chiesa mengaku tidak mempermasalahkan perubahan tersebut. Ia merasa nyaman bermain di berbagai posisi lini depan selama dapat membantu tim meraih kemenangan.
Menurutnya, Iraola menginginkan setiap pemain tampil dengan intensitas tinggi. Sang pelatih juga meminta seluruh pemain memenangkan duel satu lawan satu di berbagai area lapangan. Selama dua pekan terakhir, seluruh skuad terus mengasah konsep permainan tersebut dalam sesi latihan.
Fleksibilitas menjadi salah satu aspek yang ingin di tingkatkan Chiesa. Ia siap menjalankan tugas sebagai penyerang sayap maupun striker apabila kebutuhan tim mengharuskannya bermain di posisi tersebut.

Federico Chiesa menegaskan komitmennya untuk bertahan di Liverpool di tengah spekulasi mengenai masa depannya pada bursa transfer musim panas 2026.
Perjalanan Sulit Sejak Bergabung dengan Liverpool
Liverpool mendatangkan Federico Chiesa dari Juventus pada Agustus 2024 dengan nilai transfer sekitar 12,5 juta poundsterling atau setara Rp255,7 miliar. Kehadirannya saat itu mendapat sambutan positif karena rekam jejaknya bersama klub maupun tim nasional Italia.
Namun, perjalanan Chiesa di Anfield tidak berjalan semulus yang diharapkan. Cedera serta ketatnya persaingan membuatnya lebih sering mengawali pertandingan dari bangku cadangan.
Selama dua musim terakhir, ia hanya sembilan kali tampil sebagai starter di berbagai kompetisi. Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan di rinya meninggalkan Liverpool demi memperoleh kesempatan bermain yang lebih besar.
Meski begitu, Chiesa memilih mengabaikan rumor tersebut. Ia menegaskan bahwa di rinya masih ingin membuktikan kemampuan bersama Liverpool dan tidak memiliki alasan untuk menyerah sebelum mendapatkan kesempatan yang layak.
Target Mengembalikan Liverpool ke Persaingan Gelar
Selain mengejar tempat utama di skuad, Chiesa juga memiliki ambisi besar membawa Liverpool kembali bersaing di papan atas. Ia menilai hasil musim lalu belum mencerminkan kualitas klub sebesar Liverpool.
Menurutnya, finis di posisi kelima Premier League menjadi pencapaian yang mengecewakan. Padahal, dua musim sebelumnya Liverpool mampu meraih gelar juara liga.
Karena itu, ia berharap seluruh pemain dapat meningkatkan performa sejak awal musim. Target mereka bukan hanya kembali ke zona Liga Champions, tetapi juga bersaing memperebutkan trofi domestik dan tampil lebih kompetitif di kompetisi Eropa.
Chiesa optimistis skuad Liverpool memiliki kualitas yang cukup untuk mencapai target tersebut. Dengan perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda, ia percaya tim mampu kembali menjadi penantang serius di berbagai ajang.
Berharap Kembali Membela Timnas Italia
Ambisi Chiesa tidak berhenti di level klub. Ia juga ingin mengembalikan kariernya bersama tim nasional Italia yang sempat terhenti setelah Euro 2024.
Namanya belum kembali menghiasi skuad Gli Azzurri sejak turnamen tersebut berakhir. Kini Italia juga tengah memasuki masa transisi setelah Gennaro Gattuso mundur dari kursi pelatih akibat kegagalan membawa tim lolos ke putaran final Piala Dunia.
Situasi tersebut membuka peluang baru bagi sejumlah pemain untuk kembali bersaing memperebutkan tempat di tim nasional. Chiesa berharap penampilan konsisten bersama Liverpool dapat menarik perhatian pelatih baru Italia.
Baginya, mengenakan seragam tim nasional selalu menjadi kebanggaan terbesar dalam karier sepak bolanya. Karena itu, ia bertekad tampil maksimal di setiap kesempatan bersama Liverpool agar peluang kembali membela negaranya semakin terbuka.
Dengan semangat baru di bawah arahan Andoni Iraola, Federico Chiesa kini menatap musim 2026-2027 dengan optimisme tinggi. Ia memilih bertahan, bekerja keras, dan membuktikan bahwa di rinya masih layak menjadi bagian penting dalam perjalanan Liverpool mengejar prestasi di kompetisi domestik maupun Eropa.