Anker – Innovations memasuki fase baru dalam perjalanan bisnisnya dengan melakukan perubahan besar pada strategi merek global. Perusahaan teknologi konsumen tersebut memutuskan menyatukan lima lini merek yang selama ini berdiri sendiri ke dalam satu identitas utama, yakni Anker.

Lima nama yang masuk dalam konsolidasi tersebut meliputi Anker, eufy, soundcore, SOLIX, dan eufyMake. Perusahaan mengumumkan kebijakan baru ini dalam gelaran IFA 2026 di Berlin, Jerman, pada awal September 2026.

Langkah tersebut menjadi salah satu transformasi penting bagi perusahaan setelah sekitar 15 tahun mengembangkan berbagai perangkat teknologi konsumen. Anker menilai perkembangan kecerdasan buatan (AI), robotika, dan perangkat yang semakin saling terhubung telah mengubah batas tradisional antara satu kategori produk dengan kategori lainnya.

Anker Terapkan Strategi Satu Merek

Pendiri sekaligus CEO Anker Innovations, Steven Yang, menjelaskan bahwa penggunaan merek berbeda berdasarkan kategori produk lebih relevan ketika setiap kategori masih memiliki batas yang jelas.

Namun, perkembangan teknologi membuat berbagai perangkat kini semakin terintegrasi. Karena itu, perusahaan memilih pendekatan yang lebih terpadu melalui satu identitas Anker.

Melalui strategi tersebut, perusahaan dapat memusatkan sumber daya dan investasinya sekaligus membawa satu konsep inovasi yang disebut “Ultimate Innovation”. Strategi baru ini juga diharapkan membuat hubungan antarlini produk semakin kuat dalam sebuah ekosistem.

Setelah konsolidasi, Anker mengelompokkan produk-produknya ke dalam dua kategori besar, yaitu Anker For You dan Anker for Home.

Anker For You mencakup teknologi yang mendukung kebutuhan personal dan aktivitas sehari-hari. Kategori ini meliputi perangkat pengisian daya, audio, kesehatan pribadi, hingga perangkat untuk menunjang kreativitas.

Sementara itu, Anker for Home menaungi solusi teknologi untuk kebutuhan rumah. Produk di dalam kategori ini mencakup perangkat keamanan, robotika, teknologi rumah pintar, dan sistem energi rumah tangga.

Produk Terbaru Anker Akan Masuk Indonesia

Konsumen Indonesia juga akan menjadi bagian dari ekspansi produk terbaru perusahaan. Anker merencanakan peluncuran berbagai perangkat barunya di Indonesia pada akhir Oktober 2026.

Perangkat yang disiapkan mencakup beberapa kategori, mulai dari solusi pengisian daya, produk audio, hingga teknologi smart home.

Pada kategori Anker For You, perusahaan meningkatkan pemanfaatan chip AI THUS atau Neural-Net Compute-in-Memory. Teknologi tersebut memungkinkan perangkat melakukan pemrosesan berbasis AI secara langsung tanpa selalu bergantung pada pemrosesan eksternal.

Salah satu produk yang diperkenalkan ialah Anker soundcore AeroClip 2 Pro. Perangkat true wireless stereo (TWS) tersebut mengusung desain clip on-ear dan memanfaatkan sistem hibrida enam sensor. Sistem ini berfungsi membantu memisahkan suara pengguna dari kebisingan lingkungan.

Selain itu, perusahaan memperkenalkan Space 2 Pro dan Liberty Buds 2. Kedua perangkat membawa teknologi sensor untuk meningkatkan kejernihan komunikasi. Khusus Space 2 Pro, Anker menawarkan daya tahan baterai hingga 60 jam.

Teknologi Anker Mulai Menjangkau Kesehatan dan Tidur

Ekspansi Anker tidak berhenti pada perangkat audio. Perusahaan juga mengembangkan teknologi yang berhubungan dengan pemantauan kualitas tidur.

Anker memperkenalkan Sleep 4 Pro dan SleepLab Pro yang menggunakan sensor untuk membaca sejumlah parameter pengguna. Perangkat tersebut juga memanfaatkan teknologi radar 60 GHz untuk mendukung fungsi pemantauan serta optimalisasi tidur.

Di sektor pengisian daya, perusahaan menghadirkan Anker MagGo Power Bank Pro 2 serta MagStand Charging Station. Keduanya mendukung teknologi Qi2.2 dengan kemampuan pengisian hingga 25W.

Anker turut membekali sistem pengisian tersebut dengan teknologi pendinginan aktif. Sistem ini dirancang untuk menjaga temperatur perangkat tetap berada di bawah 36 derajat Celsius ketika proses pengisian cepat berlangsung.

Perusahaan bahkan memperluas portofolionya ke perangkat untuk kebutuhan ibu dan bayi. Produk yang diperkenalkan antara lain Anker eufy Breast Pump S2 Pro sebagai pompa ASI elektrik serta Anker eufy Bottle Washer S1 Pro untuk membantu membersihkan botol secara otomatis.

Anker

Anker di ajang IFA 2026, Berlin, Jerman.

MindBase Jadi Pusat Ekosistem Rumah Pintar Anker

Pada lini Anker for Home, teknologi AI menjadi salah satu fondasi utama. Perusahaan memperkenalkan Anker MindBase sebagai pusat pengelolaan berbagai perangkat rumah pintar.

Hub berbasis AI lokal tersebut dapat menghubungkan perangkat dalam satu ekosistem sekaligus menjalankan pemrosesan data secara lokal. Pendekatan ini memungkinkan berbagai fungsi kecerdasan buatan bekerja langsung dalam lingkungan rumah.

MindBase juga menyediakan dukungan penyimpanan terenkripsi melalui teknologi EverSafe Memory. Kapasitas penyimpanannya dapat mencapai 48TB.

Untuk memperkuat sektor keamanan rumah, Anker menyiapkan beberapa perangkat generasi baru. Jajaran tersebut mencakup Anker eufy TrackLight Cam S1, Video Doorbell S4, serta NVR Security System E50.

Robot Pembersih hingga Pemotong Rumput Otonom

Anker turut memperbesar portofolio robotika untuk kebutuhan rumah tangga. Salah satu produk yang diperkenalkan adalah Robot Vacuum Omni E35.

Robot pembersih tersebut menawarkan kekuatan hisap hingga 35.000 Pa. Perusahaan juga membekalinya dengan sertifikasi steril kelas maternal-infant untuk mendukung kebersihan lingkungan rumah.

Sementara untuk area luar rumah, perusahaan menghadirkan Robot Lawn Mower S2 Max. Robot pemotong rumput ini dapat bekerja secara otonom tanpa membutuhkan kabel pembatas.

Kemampuan cakupan areanya mencapai 15.000 meter persegi sehingga perangkat tersebut dapat digunakan untuk mengelola area rumput berukuran besar.

Anker Perluas Teknologi Energi Rumah

Sektor energi juga masuk dalam strategi pengembangan Anker. Melalui lini SOLIX, perusahaan memperkenalkan Solarbank Max sebagai solusi penyimpanan energi untuk rumah.

Sistem plug-in tersebut menawarkan kapasitas penyimpanan hingga 42 kWh. Anker merancang teknologi ini untuk membantu menekan kebutuhan biaya pemasangan sistem panel surya rumah tangga.

Selain energi, perusahaan mulai mengembangkan produk untuk sektor kesehatan pendengaran. Anker mengumumkan pengembangan perangkat alat bantu dengar yang memanfaatkan chip AI THUS.

Ekspansi tersebut menunjukkan bahwa strategi merek tunggal tidak hanya berkaitan dengan perubahan nama. Perusahaan juga berupaya membangun hubungan yang lebih erat antara perangkat personal, kesehatan, rumah pintar, robotika, keamanan, dan energi.

Perubahan Merek Anker Berlangsung Bertahap

Anker tidak akan menerapkan perubahan identitas tersebut secara sekaligus pada seluruh produk yang telah beredar. Perusahaan akan menjalankan transisi secara bertahap dengan memprioritaskan jajaran produk baru.

Dengan demikian, konsumen yang telah memiliki perangkat dari merek seperti eufy, soundcore, SOLIX, maupun lini lainnya tetap mendapatkan dukungan produk.

Perusahaan memastikan kebijakan konsolidasi merek tidak mengganggu layanan pelanggan maupun ketentuan garansi untuk perangkat yang sudah berada di pasar.

Strategi baru tersebut sekaligus menjadi upaya Anker membangun identitas global yang lebih terpadu. Di tengah semakin kuatnya integrasi AI, robotika, perangkat personal, dan teknologi rumah pintar, perusahaan kini membawa berbagai lini produknya dalam satu ekosistem dengan nama Anker.