Omoda O4 EV menjadi langkah baru Omoda & Jaecoo dalam menghadirkan mobil listrik yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dengan pengalaman berkendara modern. Tidak hanya menawarkan motor listrik dan baterai berkapasitas besar, kendaraan ini juga memperkenalkan Super AI Cockpit, sebuah sistem pintar yang dirancang untuk memahami kebiasaan pengguna serta membantu berbagai aktivitas selama perjalanan.
Kehadiran teknologi tersebut menunjukkan perubahan arah industri otomotif. Jika sebelumnya fitur digital di dalam mobil hanya berfungsi sebagai pelengkap, kini kecerdasan buatan mulai mengambil peran lebih besar untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus mempermudah interaksi antara pengemudi dan kendaraan.
Super AI Cockpit Dibangun dengan Teknologi Agentic AI
Omoda & Jaecoo mengembangkan Super AI Cockpit menggunakan arsitektur Agentic AI yang didukung Large Language Model (LLM). Sistem ini memungkinkan mobil memahami maksud pembicaraan pengguna secara lebih alami, bukan sekadar mengenali kata kunci tertentu.
Menurut Chief Scientist of Intelligent Cockpit Center Chery Automobile R&D Institute, Jian Qiu, teknologi tersebut bekerja melalui sepuluh AI Agent yang saling terhubung. Masing-masing AI memiliki tugas berbeda sehingga mampu menjalankan berbagai fungsi dalam satu ekosistem digital.
Pendekatan ini membuat interaksi di dalam kabin terasa lebih fleksibel. Pengguna tidak perlu lagi menghafal kalimat perintah tertentu karena sistem dapat memahami konteks percakapan yang lebih luas.
Membantu Pengemudi Mengelola Berbagai Fitur Kendaraan
Salah satu kelompok AI pada Super AI Cockpit berfokus pada pengoperasian kendaraan. Sistem mampu menerima instruksi yang lebih kompleks, kemudian menjalankan beberapa fungsi sekaligus tanpa memerlukan banyak perintah terpisah.
Sebagai contoh, pengemudi dapat meminta bantuan navigasi meskipun belum memberikan alamat secara lengkap. Selanjutnya, AI akan mengolah informasi yang tersedia sebelum menentukan tujuan yang paling sesuai.
Selain mengatur navigasi, sistem juga memantau kondisi kendaraan secara real time. Berbagai informasi penting dapat di tampilkan lebih cepat sehingga pengguna memperoleh gambaran mengenai kondisi mobil selama di gunakan.
Kemampuan tersebut membantu pengemudi tetap berkonsentrasi di jalan karena sebagian proses pengaturan kendaraan dapat di lakukan melalui interaksi yang lebih alami.
AI Menyesuaikan Layanan dengan Kebiasaan Pengguna
Super AI Cockpit juga menghadirkan pengalaman yang lebih personal melalui kelompok AI lain yang berfungsi sebagai pendamping digital.
Teknologi ini mempelajari preferensi pengguna dari waktu ke waktu. Sistem dapat mengingat nama panggilan yang di inginkan pemilik kendaraan, kemudian menggunakannya saat berkomunikasi.
Selain itu, AI mampu membuat tampilan wallpaper sesuai selera pengguna. Sistem juga memberikan rekomendasi musik berdasarkan kebiasaan mendengarkan, menyajikan berita terbaru, hingga menemani percakapan ringan selama perjalanan.
Seluruh kemampuan tersebut di rancang agar pengalaman berada di dalam kabin terasa lebih nyaman dan sesuai dengan karakter masing-masing pengguna.
Pengembangan AI 2.0 Siapkan Fitur yang Lebih Interaktif
Omoda & Jaecoo tidak berhenti pada teknologi generasi pertama. Perusahaan telah menyiapkan pengembangan berikutnya melalui AI 2.0 yang membawa kemampuan lebih luas.
Versi terbaru ini nantinya dapat membantu menyusun rencana perjalanan berdasarkan tujuan pengguna. Sistem juga mempelajari pola berkendara sehingga mampu memberikan rekomendasi yang lebih relevan.
Selain itu, AI 2.0 menghadirkan pendamping virtual berbasis emosi melalui teknologi voice cloning. Fitur tersebut memungkinkan interaksi terdengar lebih natural sehingga komunikasi antara pengguna dan kendaraan menjadi semakin hidup.
Pada sektor hiburan, perusahaan juga menambahkan sistem interaktif yang memberikan pengalaman baru selama perjalanan.

Peluncuran Omoda O4 EV.
Jarak Tempuh Lebih dari 500 Kilometer
Di balik teknologi AI yang canggih, Omoda O4 EV tetap menawarkan spesifikasi yang kompetitif sebagai mobil listrik.
Mobil ini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh. Berdasarkan pengujian standar NEDC, kendaraan mampu menempuh jarak hingga 553 kilometer dalam kondisi baterai penuh.
Kemampuan tersebut membuat Omoda O4 EV layak di gunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak menengah tanpa terlalu sering melakukan pengisian ulang.
Fast Charging Percepat Pengisian Daya
Omoda O4 EV mendukung teknologi DC Fast Charging hingga 119 kW.
Berkat teknologi tersebut, baterai dapat terisi dari 20 persen menjadi 80 persen hanya dalam waktu sekitar 22 menit. Waktu pengisian yang singkat memberikan nilai tambah bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
Di sektor performa, motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 160 kW dengan torsi 275 Nm. Kombinasi itu memungkinkan mobil berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 7,1 detik, sehingga tetap mampu menghadirkan performa responsif di berbagai kondisi jalan.
Desain Futuristis Perkuat Identitas Mobil Listrik
Omoda O4 EV mengusung bahasa desain Cyber Mecha yang menampilkan garis bodi tegas serta tampilan modern. Lampu utama Cyber Lightning memperkuat karakter futuristis pada bagian depan kendaraan.
Masuk ke kabin, pengguna akan menemukan desain yang terinspirasi dari kokpit pesawat. Interiornya menghadirkan tombol flip-start, layar sentuh berukuran besar, serta sistem hiburan yang mendukung permainan bawaan menggunakan gamepad nirkabel.
Perpaduan desain dan teknologi tersebut membuat kabin tidak hanya nyaman, tetapi juga menghadirkan pengalaman digital yang lebih lengkap.
Indonesia Menjadi Awal Strategi Global
Omoda & Jaecoo memilih Indonesia sebagai negara pertama untuk memperkenalkan Super AI Cockpit sebelum memperluas implementasinya ke pasar internasional.
CEO Omoda & Jaecoo International, Shawn Xu, menjelaskan bahwa perusahaan menempatkan kecerdasan buatan sebagai fondasi utama pengembangan produk pada masa mendatang. AI tidak lagi menjadi fitur eksklusif untuk satu model, melainkan akan di terapkan secara bertahap pada berbagai kendaraan baru.
Perusahaan menargetkan ekspansi teknologi tersebut ke kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal keempat 2026. Selanjutnya, Super AI Cockpit akan hadir pada lebih banyak model mulai 2027.
Melalui strategi ini, Omoda & Jaecoo ingin memperkuat posisi Omoda O4 EV sebagai mobil listrik yang tidak hanya mengutamakan efisiensi dan performa, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara berbasis kecerdasan buatan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan penggunanya.